22 April 2010

* Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup*



Ibu berkata...' , * Allah hanya memanggil kita 3 kali saja seumur hidup*
Keningku berkerut.... ....'Sedikit sekali Allah memanggil kita..?'

Ibu tersenyum. 'Iya, tahu tidak apa saja 3 panggilan itu..?'
Saya menggelengkan kepala.
'Panggilan pertama adalah* **Azan*', ujar Ibu.

'Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar.
Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.
Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita.

Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas.
Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatNya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti'.


Saya terpekur.... . .mata saya berkaca-kaca. Terbayang saya masih melambatkan sholat karena meeting lah, mengajar lah, dan lain lain. Masya Allah.......

Ibu melanjutkan,
Panggilan yang kedua adalah Panggilan* Umrah/Haji*

Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' . Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain.
Jalan nya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi, ada yang memang merencanakan dan terkabul. Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/ Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua.

Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali.

Allah berkata, laksanakan Haji / Umrah bagi yang mampu'.
Mata saya semakin berkaca-kaca. ........Subhanal lah...... .saya datang menjawab panggilan Allah lebih cepat dari yang saya rancangkan.. ...Alhamdulill ah...

'Dan panggilan ke-3', lanjut Ibu, 'adalah *KEMATIAN*.

Panggilan yang kita jawab dengan amal kita.
Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu , manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. ..Jawablah 3 panggilan Allah dengan hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.... .......Insya Allah syurga adalah balasannya.. ...'

*Huraisy*

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra katanya, Rasulullah Saw bersabda:
*Pada hari kiamat akan keluar seekor binatang dari neraka
jahanam yang bernama 'Huraisy' berasal dari anak kala jengking.
Besarnya Huraisy ini dari timur hingga ke barat. Panjangnya pula seperti jarak langit dan bumi.
Malaikat Jibril bertanya : 'Hai Huraisy! Engkau hendak
ke mana dan siapa yang kau cari?'
Huraisy pun menjawab, 'Aku mau mencari lima orang.'
Pertama, orang yang meninggalkan sholat
Kedua, orang yang tidak mahu keluarkan zakat.
Ketiga, orang yang durhaka kepada ibu dan bapaknya.
Keempat, orang yang bercakap tentang dunia di dalam masjid.
Kelima, orang yang suka minum arak.' (Durratun Nasihin I, hal. 129)

Sumber : http://www.facebook.com/notes/renungan-n-kisah-inspiratif/allah-hanya-memanggil-kita-3-kali-saja-seumur-hidup/382311221041

20 Januari 2010

PENGELOLAAN MASJID


Peran dan pentingnya masjid bagi umat 

Dalam pandangan Islam masjid merupakan pusat yang sangat strategis untuk membina masyarakat yang islami. Terbukti ketika Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah sewaktu beliau hijrah maka pertama kali proyek yang beliau kerjakan adalah membangun masjid. 

Dari masjid inilah terbentuk pasukan jihad yang amat besar dan tangguh dan di sinilah assabiqunal awwalun dari kaum Muhajirin dan Anshar dididik, demikian pula orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Maka jadilah masjid sebagai sumber pelita dan tempat memancarnya cahaya petunjuk yang terang benderang. 

Masjid juga berfungsi sebagai tempat perkumpulan, titik tolak, tempat beribadah, arena pendidikan, penggalangan jihad, halaqah ilmu juga majlis syura, pemutusan perkara dan pengaturan strategi.

Masjid ibarat ladang yang amat luas yang siap untuk digarap dengan ber-bagai aktivitas kegiatan, ia juga seperti sarang lebah yang tidak boleh kosong dari orang yang rukuk, sujud, berdzikir kepada Allah, membaca Al Qur'an, belajar dan mengajarkan ilmu. 

Imam masjid dan kedudukannya 

Imam masjid memiliki posisi yang tinggi ditengah-tengah masyarakat, ucapannya banyak didengar serta pendapatnya cenderung untuk diterima. Bagaimana seorang imam tidak memiliki posisi ini sedangkan masyarakat telah menjadikannya pemimpin dalam menjalankan syiar yang amat besar dari syiar-syiar Islam yaitu shalat. 

Berpijak dari posisinya yang strategis, baik dari sudut pandang agama maupun sosial maka seorang imam masjid hendaknya menghadapi ini semua dengan memberi porsi yang maksimal sesuai dengan lingkup masyarakatnya. Imam masjid adalah seorang saudara yang senantiasa menasehati, seorang ayah yang penuh kasih sayang sekaligus seorang anak yang berbakti. 

Beberapa saran untuk imam masjid 
Para fungsionaris masjid memiliki tugas yang amat besar sesuai dengan tuntutan syari'at Islam. Untuk membantu melancarkan tugas yang mulia ini ada beberapa saran penting yang diambil dari hasil ketetapan progran kerja para imam, muadzin dan pelayan masjid di Saudi Arabia, diantara point yang terpenting adalah: 


1. Menyampaikan pengarahan dan mauizhah

Dalam hal ini imam hendaknya memilih waktu yang pas bagi para jama'ahnya seperti setelah selesai shalat, atau dalam perkumpulan rutin mingguan, moment kekeluargaan dan kemasyarakatan. Dalam menyampaikan mauizhah ini perlu diperhatikan beberapa hal dibawah ini:       
o Hendaknya materi dipersiapkan terlebih dahulu dan disusun secara logis 
o Memilih materi yang sekiranya mengigit dan penting untuk diketahui umat 
o Memilih kalimat yang dapat menyentuh seluruh lapisan dan memperhatikan kondisi kejiwaan mereka. 
o Hendaknya ringkas dan memiliki sasaran yang jelas 
o Membuat tenggang waktu dan jangan berlebihan dalam menyampaikan nasihat dalam arti jangan terlalu panjang dan sering supaya tidak menimbulkan kejemuan dan rasa bosan. 
  
2. Mengadakan kajian-kajian

Sangat bagus jika para imam mengadakan kajian-kajian di masjid untuk memberikan penjelasan kepada para jamaah dan masyarakat terutama bagi kalangan pemuda. 
Sebaiknya imam masjid membuat halaqah khusus unruk membahas salah satu bidang materi baik itu aqidah, tafsir, hadits, fiqih, sirah atau akhlak, mungkin juga tentang pendidikan.
  
3. Pengajian umum dan seminar
  
o Sangat dianjurkan bagi imam masjid untuk mengadakan pengajian umum atau seminar dengan mengundang ulama dan tokoh yang mumpuni. 
o Menggalang kerjasama dangan kantor-kantor dan lembaga dakwah sekitar untuk penyelenggaraan pengajian ataupun seminar. 
o Sebaiknya imam masjid bersikap proaktif dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut jangan sekedar menunggu tawaran atau ajakan dari pihak luar. 
  
4. Kelompok hafalan Al Qur'an

Ini merupakan sarana taqarub kepada Allah yangsangat utama, maka selayaknya imam masjid mengadakan halaqah tahfidzil qur'an serta menen-tukan klasifikasinya, yaitu: 
o Kelompok khusus untuk anak-anak 
o Kelompok untuk usia dewasa 
o Kelompok khusus wanita

Sebaiknya dibentuk sebuah panitia yang mengurusi kegiatan ini yang fungsinya selain untuk membantu imam masjid juga untuk mengontrol jalannya kegiatan. 
  
5. Kunjungan berkala

Kunjungan seperti ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat bagus untuk mendiskusikan berbagai masalah penting di masyarakat seperti: 

o Mendiskusikan putra-putri dan bagai-mana menyikapi kondisi mereka. 
o Membicarakan sebagian anggota masyarakat yang enggan shalat berjamaah dan                  menyepelekannya. 
o Mendiskusikan permasalahan-permasalahan penting yang ada di masyarakat. 
  
6. Memberi himbauan kepada masyarakat untuk berperan dalam kegiatan            sosial kemanusiaan. 
  
o Yaitu dengan memberikan penjelasan tentang pentingnya kegiatan tersebut dengan menyampaikan ayat-ayat atau hadits yang menganjurkan untuk berinfaq fisabilillah. 
o Diantara bentuk-bentuk kegiatan yang dapat dilakukan adalah: 
a. Kegiatan buka puasa bersama di bulan Ramadhan. 
b. Bantuan untuk para aktivis dan pejuang muslim diseluruh dunia. 
c. Kegiatan untuk membendung kristenisasi dan para misionaris. 
d. Pencetakan buku dan penyebaran kaset-kaset Islam. Dan lain-lain 



 
o Perlu bagi pengelola masjid untuk memperkenalkan Yayasan dan lembaga-lembaga kemanusiaan kepada masyarakat. 
o Diusahakan untuk membentuk sebuah panitia atau pengurus yang menangani berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan khususnya untuk kegiatan di masjid dan sekitarnya. 
o Menjalin hubungan dengan para donatur atau muhsinin agar bersedia menyalurkan sebagian hartanya untuk kegiatan tersebut. 
  
7. Memperhatikan keberadaan kaum wanita

Para wanita juga berhak memperoleh porsi yang memadai dalam hal pengajaran dan pendidikan. 
Untuk itu pengelola masjid khusus-nya para imam dianjurkan supaya melakukan hal-hal sebagai berikut: 
o Menyampaikan nasehat atau ceramah kepada kaum wanita pada bulan Ramadhan khususnya seusai shalat tarawih. 
o Sangat ditekankan untuk menyampai-kan materi-materi seputar hukum thaharah(bersuci), shalat, shiyam, pendididkan anak, hak-hak suami istri serta memperingatkan mereka dari berbagai bentuk kemungkaran yang banyak terjadi. 
o Mengundang ulama atau ustadz untuk menyampaikan pengarahan dan nasehat kepada para wanita. 
o Menyediakan tempat khusus bagi kaum wanita dimasjid dalam acara muhadharah/pengajian atau seminar. 


Saran-saran umum 


Untuk menggiatkan jama'ah masjid dan anggota masyarakat ada beberapa saran yang dapat dilakukan yaitu: 


1. Menyelenggarakan acara berbuka puasa bersama untuk seluruh jama'ah masjid dan masyarakat sekitar. 
2. Melontarkan ide i'tikaf di bulan Ramadhan sebagi tindak lanjut. 
3. Membuka perpustakaan umum di dalam masjid serta menyediakan ruang bacaan. 
4. Memperhatikan warga yang kesulitan dan sangat membutuhkan serta mengulurkan tangan untuk fakir miskin. 
5. Sebagai realisasinya diadakan dompet amal untuk menampung bantuan dari para donatur. 
6. Menganjurkan kepada masyara-kat agar tidak melakukan pemborosan dalam acara atau pesta yang mereka selenggarakan. Dan sebaiknya jika ada dana yang berlebihan disalurkan untuk kepentingan dakwah dan kemanusiaan. 
7. Memberikan hadiah setiap jangka waktu tertentu berupa kaset dan buku-buku islam yang bermanfaat. 
8. Menganjurkan jamaah masjid agar berperan dalam amar ma'ruf nahi mungkar. 
9. Menyediakan kotak saran dimasjid agar para jama'ah dapat menyampaikan usulan, pertanyaan ataupun konsultasi. 
10. Menyediakan papan informasi di masjid dengan memperhatikan penataan, penerbitan serta rutinitasnya. Hendaknya dibagi menjadi kolom-kolom beragam misalnya tentang fatwa, pendidikan, kajian serta ruang informasi umum. 
11. Dianjurkan bagi pengurus masjid untuk berperan dalam mem-bantu jamaah dalam mengatur waktu misalnya dengan membuatkan jadwal harian seorang mulim serta mensosialisasikannya. 
12. Menyelenggarakan berbagai lomba dan kuis untuk menggugah minat serta menggiatkan anak-anak dan remaja agar aktif menelaah dan meneliti berbagai persoalan. 
13. Jika memungkinkan dapat membuka biro bimbingan haji dan umrah. 


Disarikan dari kutaib "Risalatul Masjid", karya Manshur bin Abdul Aziz Al Khuraiji, Darul Ma'arij Ad Dauliyah Riyadh. (Dept. Ilmiah)



15 September 2009

Mengapa Doa Saya Selalu Dikabulkan

oleh Wuryanano

Allah berfirman di dalam Al-Qur’an, Surat Al-Qashash, ayat 77, “Dan carilah dengan rezeki yang diberikan Allah kepadamu, kebahagiaan di Akhirat. Dan jangan kamu lupakan bahagiamu (kemakmuran) di Dunia. Berbuat baiklah, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Dan janganlah kamu berbuat bencana di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat binasa.”

Di dalam kehidupan ini, kita tidak mungkin menjadi, berbuat, dan memiliki segalanya yang ada di dalam dunia kita yang besar dan indah ini. Anda perlu membuat suatu pilihan, Anda harus memilih, dan pilihan-pilihan yang Anda buat pada gilirannya akan menentukan seberapa sukses Anda di dalam delapan bidang penting kehidupan ini: kebahagiaan, kesehatan, kedamaian, kemakmuran, ketenteraman, persahabatan, keluarga, dan pengharapan. Semuanya bergantung pada Anda untuk memilih yang terbaik, dan merelakan yang baik.

Dalam kaitannya dengan sebuah pilihan hidup ini, pada umumnya manusia meminta pertimbangan kepada Sang Maha Kuasa, penguasa alam dan seisinya ini, dalam bentuk permohonan kepada Tuhan Allah, yang lebih sering disebut Doa itu. Setiap orang di dalam kehidupannya saya yakin pasti selalu berdoa, atau setidaknya pernah berdoa. Saya ingat ada firman Tuhan seperti ini: “Berdoalah kepadaKu, maka akan Aku kabulkan doamu”. Cuplikan ayat suci ini sudah menunjukkan pada kita, bahwa setiap doa atau permintaan manusia pasti akan dikabulkan Tuhan. Prinsipnya, Tuhan tidak pernah menolak doa ummatNya.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah; kenapa banyak orang merasa doa permintaannya ke Tuhan selalu gagal? Kok Tuhan tega menolak permintaan ummatNya? Apakah Tuhan ingkar janji? Sekarang, saya berani pastikan kepada Anda, Tuhan tidak pernah ingkar janji. Tuhan adalah Dzat yang Maha Suci, jadi Dia tidak akan mengingkari janjiNya. Setiap janji Tuhan pasti akan dipenuhiNya.

Jadi, kenapa doa kita tidak dikabulkan? Banyak orang berdoa minta kekayaan, tapi kemiskinan yang didapat. Minta kesehatan, tetapi malah mereka sakit-sakitan. Minta kesuksesan, tapi malah gagal terus menerus. Kenapa? Saya akan beritahukan kepada Anda, apa sebab suatu doa tidak terkabul. Penyebabnya sebenarnya adalah diri kita sendiri. Keyakinan diri kita sendiri terhadap isi doa dan keyakinan bahwa Tuhan akan membantu serta mengabulkan doa kita adalah faktor penentu terkabulnya permintaan keinginan kita.

Saya ingat seorang ustadz pernah mengatakan tentang firman Tuhan sebagai berikut: “Aku adalah seperti apa pun yang diprasangkakan hambaKu kepadaKu”. Jadi dari firman Tuhan tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa Tuhan akan mengikuti saja apa yang manusia pikirkan mengenai Dia. Apapun prasangka manusia kepada Tuhan, Dia pasti mengikutinya. Kalau kita berpikir dengan keyakinan bahwa Tuhan pasti mengabulkan doa kita; terkabulah doa kita. Jika kita meragukan Tuhan nggak bakal mengabulkan doa kita; maka gagallah kita. “Jadilah, maka akan Jadilah itu”, begitu bunyi firman Ilahi di kitab Al Qur’an. Saya percaya benar akan hal itu. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan.

Doa merupakan kekuatan terbesar di dunia ini, yang tersedia bagi setiap orang dalam memecahkan berbagai masalahnya. Sekarang ini, banyak orang semakin menyadari pentingnya suatu doa; karena mereka sudah merasakan bahwa doa bisa meningkatkan rasa efektivitas diri. Doa semakin memperkuat mereka dalam segala hal yang menimpa kehidupan mereka. Doa adalah suatu energi dahsyat, yang bisa mengisi ulang energi kita, yang telah menyusut habis. Dengan doa, Anda akan merasakan aliran energi masuk ke seluruh bagian tubuh Anda. Perbanyaklah doa Anda di setiap harinya, maka Anda tidak akan pernah merasakan kekurangan energi. Doa memberi Anda semangat juang, menyegarkan diri Anda.

Kekuatan doa bisa membantu Anda menormalkan kehidupan Anda, meniadakan kelemahan atau kemunduran Anda, menyehatkan fisik Anda dan membentuk sikap Anda menjadi lebih baik. Sangat penting untuk Anda pahami, bahwa Anda berurusan dengan kekuatan maha dahsyat, kekuatan paling hebat di dunia, saat Anda berdoa. Kalau Anda dengan penuh keyakinan meminta sesuatu kepada Yang Maha Dahsyat, maka Dia pasti mengabulkan doa Anda. Sebagaimana cuplikan firman Allah dalam Hadits, “Mintalah kepada-Ku, maka pasti Aku beri”.

Itulah janji Allah, Dia akan memberikan apapun yang diminta manusia. Berimanlah kepada Tuhan Allah, maka Dia pasti membantu Anda. Berdoalah selalu kepada Allah, niscaya Anda akan memperoleh apapun yang Anda minta. Tetapi yang perlu digarisbawahi di sini adalah, kenapa masih banyak orang yang memanjatkan doa kepada Tuhan, dan mereka merasa doanya tidak dikabulkan? Nah, buku saya ini mencoba untuk berbagi pengalaman dan wawasan pengetahuan, tentang bagaimana sebenarnya cara Tuhan dalam mengabulkan do’a manusia. Buku ini tidak dimaksudkan untuk mempengaruhi dan membujuk Anda melalui serangkaian contoh dan pemikiran. Apa pun pemikiran yang muncul pada saat Anda membaca buku ini, hendaknya Anda renungkan demi efektivitas diri Anda sendiri.

Sebagai Penulisnya, tentu saya tahu, bahwa bahasan di buku ini lebih berdasarkan pengetahuan dan pengalaman saya selama menjalani kehidupan di dunia ini; sehingga masih sangat terbatas sifatnya berdasarkan pandangan saya. Luangkanlah waktu sejenak untuk merenungkan ide dan pemikiran di dalam buku ini. Jika Anda merasa tidak cocok dengan salah satu point nya… ya, abaikan saja. Saya menulisnya lebih disebabkan oleh keprihatinan terhadap sesama yang merasa tidak diperhatikan oleh Tuhan, sebab setiap do’anya tidak atau belum pernah terwujud secara nyata sebagaimana keinginannya di dalam doa tersebut. Bahkan banyak di antara mereka ini cenderung menyalahkan Tuhan Allah, karena mereka menganggap Dia tidak mau mengabulkan doa keinginannya itu. Subhanallah, Maha Suci Allah dengan segala firman-Nya.

Harapan saya, semoga buku “MENGAPA DOA SAYA SELALU DIKABULKAN” ini bisa turut memberikan pencerahan pikiran dan ketenangan jiwa pada diri setiap orang yang membacanya, dan bisa mencoba menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Lebih berharap lagi, semoga kita tidak pernah lagi menyalahkan Tuhan Allah, jika doa yang kita panjatkan dan kita mohonkan kepada-Nya belum terwujud secara nyata sebagaimana keinginan kita. Semoga kita semua bisa menjalani kehidupan di dunia ini dengan Kesuksesan dan Kebahagiaan Luar Biasa Prima. Amin.

Salam LUAR BIASA PRIMA,

WURYANANO

Penulis
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...